The 90s Festival, Bandung

Sebagai young adult (iye, bukan remaja lagi kan) yang lahir di awal tahun 90an, saya sangat bersyukur bisa menikmati musik yang bermutu dari band-band Indonesia non-alay (hahaha). Dan alhamdulillah, bertepatan dengan kepulangan saya ke Indonesia kali ini, diadakan event besar yang mengundang band-band akhir 90an ini: The 90s Festival.

Gelang tanda masuk

Berhubung acara ini diadakan di Setiabudi, Bandung, saya butuh effort lebih untuk melewati 100an km tol Cipularang. Tapi berhubung ke Bandung bisa sekalian ngeceng (atau cari jodoh? oops), yaudah lah ya. Lagian jarang juga bisa lihat Base Jam, Fatur-Nadila, ME, dan Sheila on 7 ngumpul di satu acara.

Menurut rundown yang dikirim melalui e-mail beberapa hari sebelumnya, acara yang dibagi ke indoor stage dan outdoor stage ini akan dimulai di outdoor stage jam 15:10. Dilanjutkan dengan indoor stage jam 15:40. Sayangnya, saat kami datang sekitar jam 16:00, tak terlihat apa-apa di area indoor stage. Wah, padahal sudah khawatir terlambat dan kelewatan nonton Fatur-Nadila.

Fatur-Nadila, diiringi band klasik dari SMAN 3 Bandung

Akhirnya setelah ngaret setengah jam lebih, indoor stage pun dibuka. Senang banget bisa sing along lagu Kulakukan Semua Untukmu yang sempat di-remake sama RAN itu. Penampilan ME juga nggak kalah asik, meskipun usia memang tidak bisa ditutupi hehehe.

Selama acara, penonton nggak cuma bisa nonton, tapi juga nyobain berbagai jajanan yang kebanyakan bertema 90an. Ada kue cubit aneka rasa juga, lho! Ada juga booth game arcade, sebenernya pengen nyoba main tapi karena antrian yang cukup panjang niat pun diurungkan. Akhirnya saya dan teman-teman mampir ke booth NET TV untuk foto gratis lengkap dengan hasil cetakanya.

Tak terasa waktu sudah semakin malam. Suasana pun semakin panas dengan performers yang makin kece. Oh iya, selain band-band kece, Kak Ria dan boneka Susannya juga naik panggung, lho. Saya jadi ingat waktu kecil sering diputarkan kaset Susan sampai hapal dialog-dialognya. Bisa jadi kejayusan saya sekarang akibat keseringan dengerin Susan. (Alasan aja, sih.)

My old friend: Susan!

Setelah puas teriak-teriak bersama Adon, Sigit, dan Alvin (vokalis baru) dari Base Jam, saatnya jadi fan girl Sheila on 7. Soal band yang satu ini, ah, sudahlah. Tak ada kata yang sanggup mendeskripsikannya (ok lebay). Sayang seribu sayang, penampilan mereka harus dihentikan oleh Polisi setempat karena durasinya melebihi perjanjian. Yang bikin kecewa berat, panitia yang sebenarnya bertanngung jawab atas keterlambatan ini malah diam saja. Nggak ada satu perwakilan pun yang naik panggung untuk minta maaf atau menjelaskan keadaannya.

Biarpun kecewa, saya bersyukur aja sih, masih bisa bernostalgia seharian itu. Semoga ke depannya acara-acara musik bisa lebih dispilin waktu sehingga performers maupun penonton nggak jadi kecewa, deh.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s