Korea Trip Day 1: Incheon Airport, N Seoul Tower

Long time no blog!

From now on I’ll share some stories about my summer trip to Seoul and Busan in Korea. This is my second “big” trip with Dea, after our 12-day adventure in Tokyo last year. However, one of our senior joined our trip this time.

On Friday, September 6, we got on the plane from Osaka Kansai Airport at 2 pm and arrived at Incheon Airport at 4 pm. Right after landing, we went to the airport train station and bought Arex (Airport Express) ticket to go to downtown Seoul. Our guesthouse was located in Myeongdong, but since there is no direct train to Myeongdong Station, we took the one going to Seoul Station instead. One ticket costs 8000 won.

Airport Express

From Seoul Station, we took subway to Myeongdong Station. It was a little bit tough to move to the subway platform since Seoul Station was very hectic and we were with our luggage. The subway train was also very packed with ajumma (half-aged women), just like in dramas. One thing I suddenly realized was that unlike Japanese people, Koreans are more “violent” in terms of trying to get their way in the middle of the crowd.

Seoul Station

We checked into Namsan Guesthouse at around 6 pm. The guesthouse is really close to Myeongdong Station exit. After putting our luggage, we went outside to find some food. I’ve heard that Korea is a food heaven, yet I wondered if there were many choices for halal/vegetarian food. The first restaurant we went in proved that my worry was useless: I could eat a super yummy kimchi cheese fried rice.

Restaurant in Myeongdong

Knowing that we can reach N Seoul Tower just by walking straight up the hill, we ate dinner in Myeongdong and walked to the tower right away. N Seoul Tower is indeed very beautiful at night. Moreover, riding the cable car, we can see Seoul’s night view clearly. Even thought we had to wait quite long for the cable car, the experience was totally worth it.

N Seoul Tower

Besides the observation deck we also visited Teddy Bear Museum I and II inside the tower. Museum I shows Korean history through Teddy Bear dioramas while Museum II shows modern Korea. There are also a shop selling Teddy Bear merchandise.

Psy in front of Teddy Bear Museum II

Our first day was ended by our first attempt of Banana Uyu or Banana Milk. To be honest it was not that “wow”, yet I liked the taste.

Banana Milk

Stay tuned for our second day!

 

Advertisements

Ramadhan di Negeri Orang

Wow, rasanya belum sempat ngapa-ngapain, Ramadhan kedua gue di Jepang sudah mau pergi lagi.

Ramadhan di Jepang? Gimana rasanya tuh?

Yang pasti beda banget dengan di Indonesia. Ya iyalah. Nggak ada acara lawak yang menemani sahur, restoran yang tutup di siang hari, kultum menjelang maghrib, apalagi iklan sirup M**ja*. Di sini, gue dan teman-teman muslim yang lain berpuasa kurang lebih 15 jam sehari, di antara orang-orang yang makan, minum, dan beraktifitas seperti biasa.

Berat? Bohong kalo bilang gampang-gampang aja. Kangen Indonesia? Pasti dong. Suasana Ramadhan memang susah didapat di sini. Tapi alhamdulillah, orang Jepang dan teman-teman internasional sangat toleran. Yang ada mereka malah menunjukkan muka khawatir seolah-olah gue mau pingsan setiap gue bilang gue nggak boleh makan, bahkan minum apapun sampai matahari terbenam. Asiknya lagi, bisa dakwah kecil-kecilan dengan menjelaskan arti Ramadhan ke mereka. Alhamdulillah juga ada masjid di downtown Beppu tempat salat tarawih dan buka puasa bersama.

Kalaupun ada yang bikin gue menyesal, ibadah lain seperti salat tarawih dan tadarus lumayan kacau kali ini. Tahun lalu, Ramadhan jatuh di awal liburan musim panas. Otomatis banyak waktu luang. Kali ini, awal Ramadhan bertepatan dengan awal musim ujian. Harusnya gue bisa meluangkan lebih banyak waktu di sela-sela sekolah dan persiapan ujian. Tapi semoga perjuangan menempuh ujian diberi nilai tersendiri dari Allah SWT, aamiin.

Indonesian Week 2013

Fiuhh, akhirnya kesampean juga bikin tulisan tentang Indonesian Week 2013. Buat gue, Ina Week tahun ini punya kesan tersendiri, karena gue dan teman-teman seangkatan kali ini dipercaya menjadi penanggung jawabnya. Gue sendiri dipercayakan dua tugas, pertama sebagai penanggung jawab inventaris, kedua sebagai grand show stage manager.

poster kebanggaan

Seperti tahun-tahun sebelumnya, hampir setiap hari dalam satu minggu diadakan acara-acara berbau Indonesia. Yuk lihat satu-satu!

Senin: Parade

parade

Parade diadakan di depan fountain kebanggaan APU. Parade kali ini kurang lebih menggambarkan transformasi Indonesia dari zaman purba ke masa sekarang. Peserta parade nggak cuma dari Indonesia loh. Teman-teman dari Thailand, Jepang, Sri Lanka juga ikutan.

Selasa: Pesta Rakyat

kuda lumping

Sesuai namanya, acara ini menampilkan performance “orkes dangdut” dan tari kuda lumping khas wong ndeso. Orang Jepang yang biasanya malu-malu pun “terpaksa” ikutan joget saat lagu dangdut diputar.

Kamis: Gema Angklung

angklung hias

Sesuai namanya, acara ini bertujuan memperkenalkan angklung. Caranya, selain dengan short performance angklung, juga dengan main angklung bersama penonton seperti yang biasa diadakan Saung Angklung Udjo, Bandung. Terakhir, angklung yang dipegang peserta boleh dihias, diwarnai, dan dibawa pulang. Asik yah.

Jumat: Grand Show

backstage (yes, you can ignore my face)

Nah, ini nih acara yang katanya paling ditunggu-tunggu. Alhamdulillah, penonton sabar menanti dari jam 3 sore, padahal acara baru dimulai 3 jam setelahnya. Selama 3 jam ini, gue dan panitia lain yang kebagian tugas di backstage ngobrol-ngobrol santai (berhubung ruangan backstage dibuat segelap mungkin, jadi berasa di dalam rumah yang lagi mati lampu) sambil menenangkan diri, sementara performers sibuk ganti baju dan dandan cantik. Kerja di backstage adalah pengalaman yang baru buat gue, dan ternyata seru juga. Selain bisa “melihat panggung dari sisi lain”, gue juga dapat banyak teman baru dari tim logistik dan tim dekor.

Yang mau nonton grandshow, bisa klik di sini.

Selain acara-acara di atas, ada juga booth Ina Corner yang kali ini dihias ala pelaminan padang. Ada kue cubit, teh manis, dan cemilan khas Indonesia juga di sini.

pelaminan
bikin ngiler

Nggak lupa, di cafeteria dijual menu makanan khas Indonesia selama jam makan siang. Tahun ini, menunya adalah nasi goreng (yang ini selalu jadi bestseller setiap tahun), siomay, tempe oister, dan lumpia.

sedap mantap

Biarpun udah dua minggu berlalu, euforia Ina Week masih berasa sampai sekarang, lewat foto-foto dan artikel online yang link nya masih sering nongol di facebook atau twitter. Semoga Indonesian Week 2014 bisa lebih sukses lagi membawa nama Indonesia di APU.

Random Game

Inspired by Nasha’s recent post, I grabbed my almost broken iPhone, played some songs on shuffle,  got these…

1) IF SOMEONE SAYS “IS THIS OKAY” YOU SAY…

Welcome to Our Party – Arashi

2) WHAT WOULD BEST DESCRIBE YOUR PERSONALITY?

I Need You – Kim Sunggyu

Well, I’m not that desperate, though…

3) WHAT DO YOU LOOK FOR IN A GIRL/GUY

What the Hell – Avril Lavigne

4) HOW DO YOU FEEL TODAY?

Losing Grip – Avril Lavigne

This pretty much explains everything.

5) WHAT IS YOUR LIFE PURPOSE?

Smile – Super Junior KRY

My fave answer so far 🙂

6) WHAT IS YOUR MOTTO?

Angels Wings – Westlife

7) WHAT DO YOUR FRIENDS THINK OF YOU?

Breakthrough – 2PM

8)WHAT DO YOU THINK ABOUT VERY OFTEN?

I Choose to Love You – Sistar Hyorin

Didn’t I say I’m not that desperate?

9) WHAT IS 2+2?

Top of the World – Big Bang

10) WHAT DO YOU THINK OF YOUR BEST FRIEND?

Tonight – Westlife

11) WHAT DO YOU THINK OF THE PERSON YOU LIKE?

Bad Girl Good Girl – Miss A

I don’t like girls, sorry.

12) WHAT IS YOUR LIFE STORY?

Good Night – C-Clown

13) WHAT DO YOU WANT TO BE WHEN YOU GROW UP?

Always – Big Bang

14) WHAT DO YOU THINK WHEN YOU SEE THE PERSON YOU LIKE?

Everything You Do -M2M

15) WHAT DO YOUR PARENTS THINK OF YOU?

Menunggu Pagi – Peterpan

16) WHAT WILL YOU DANCE TO AT YOUR WEDDING?

Love is All Around – To The Beautiful You OST

17) WHAT WILL THEY PLAY AT YOUR FUNERAL?

I Think I Love You – Full House OST

18) WHAT IS YOUR HOBBY/INTEREST?

Love Again – Miss A

HOW MANY TIMES DO I HAVE TO PROVE THAT I’M NOT DESPERATE?!

19) WHAT DO YOU THINK OF YOUR FRIENDS?

California King Bed – Rihanna

20) WHAT’S THE WORST THING THAT COULD HAPPEN?

Girl – Destiny’s Child

21) HOW WILL YOU DIE?

Boomerang – Girls’ Generation

22) WHAT IS THE ONE THING YOU REGRET?

The Shadow – BoA

23) WHAT MAKES YOU LAUGH?

I Was Crazy About You – 2PM

I wonder why this wasn’t on number 20, LOL.

24) WHAT MAKES YOU CRY?

Like a Soap – TVXQ

Oops, there was indeed a time when I never wanted to take shower LOL.

25) WILL YOU EVER GET MARRIED?

Bonamana – Super Junior

Yeay! Apparently “bonamana” means “obviously” :p

26) WHAT SCARES YOU THE MOST?

Come Back Again – Infinite

27) DOES ANYONE LIKE YOU?

What Can I Do – The Corrs

Hahaha

28) IF YOU COULD GO BACK IN TIME, WHAT WOULD YOU CHANGE?

Sorry Sorry Answer – Super Junior

29) WHAT HURTS RIGHT NOW?

Irreplaceable – Beyonce

30) WHAT WILL YOU POST THIS AS?

Love Style – Boyfriend

 

What a game. Haha. Just never expected that the same game would still be fun after 2-3 years. Thanks for reminding me of this game, Nasha!

Back in Oita City

Sabtu, 18 Mei lalu gue diundang host mother untuk datang ke konser gitarnya. Yup, si okaasan yang satu ini memang super gaul. Pertama kali gue homestay di rumahnya, Desember 2011, beliau baru aja beli gitar dan berniat belajar. Eh, nggak sampai 2 tahun kemudian, beliau udah bisa tampil di konser gitar klasik bareng guru dan teman-teman satu tempat lesnya. Hampir semuanya kakek-kakek dan nenek-nenek, lho!

Sembari menunggu konser dimulai, gue dan 2 “anak tembok” (istilahnya anak-anak indonesia buat Warga Negara China–kapan-kapan gue ceritain deh asal usulnya) yang juga pernah home stay di rumahnya okaasan pun jalan-jalan di sekitar Oita Station. Memang udah cukup lama gue nggak mengunjungi kota tetangga ini.

Sebagai ibukota prefektur, Oita City memang jauh lebih “wah” dari Beppu. Walaupun nggak se “wah” Fukuoka, apalagi Tokyo, banyak gedung-gedung tinggi dan mal-mal bertebaran di sini. Soal kuliner, pastinya lumayan lengkap juga dong.

Selesai konser, gue dan 2 WNC tadi diajak maju ke panggung untuk foto bersama. Sayangnya gue nggak sempat minta foto dengan hp sendiri 😦

Terima kasih banget buat okaasan yang mengundang gue dan 2 “anak” nya yang lain ke konser ini. Terhibur banget lihat kakek-kakek dan nenek-nenek yang masih semangat main musik. Berharap diundang lagi ke konser selanjutnya, hehehe.

See you on my next journey! 🙂

Icha

Bersyukur

Sama sekali nggak bermaksud mengeluh…

Cuma mau bilang…

Bersyukurlah kalian yang bisa ketemu orangtua tiap minggu, tiap bulan, atau tiap lebaran.

Bersyukurlah kalian yang nggak perlu takut salah beli makanan karena bisa baca komposisinya.

Bersyukurlah kalian yang bisa bangun subuh karena suara adzan di masjid dekat rumah.

Masih banyak lagi hal yang harus disyukuri…

Jadi…

Mari belajar bersyukur.